MIE sehat penyajiannya...

By noka noni - 21.27




Mie instan sangat akrab dilidah  masyarakat di Indonesia. Makanan ini disajikan dalam berbagai rupa. Mulai camilan hingga menjadi menu utama.

Ya, mie instan memang jadi menu populer. Lihatlah laporan World Instan Noodles Association pada Mei silam. Dalam setahun, penduduk Bumi menghabiskan 102,7 miliar bungkus mie instan.OMG




Dan Indonesia menjadi negara ke dua paling banyak mengonsumsi mie instan dalam setahun, yaitu 13,4 miliar bungkus. Indonesia berada di bawah China yang menghabiskan 44,4 miliar bungkus pertahun. Di bawah Indonesia ada Jepang, India, Vietnam, dan Amerika Serikat.


Tapi banyak ulasan menyebut jika terlalu banyak mengonsumsi mie instan buruk untuk kesehatan. Mie instan dituding sebagai pemicu kanker, tekanan darah tinggi, meningkatkan kadar kolesterol, dan sebagainya. Mengerikan bukan?

Jangan khawatir dulu.dari laman kuliner ; Presiden Masyarakat Gizi Malaysia, Dr Tee E Siong, punya tips khusus bagaimana mengonsumsi mie instan dengan sehat.


Banyak orang berpikir makan mie instan adalah beracun dan bahaya, tapi ini tidaklah benar?
Beberapa orang berlebihan dan menyalahgunakan ini. Artinya makan mie instan lima kali sehari, sangat tidak sehat  ujar Siong, sebagaimana dikutip Dream dari The Straits Times, Sabtu 5 Desember 2015.


Menurut dia, makan mie instan sama dengan mengonsumsi roti. Mie instan kaya akan karbohidrat, lemak, sedikit protein, serat, mineral, dan vitamin, sehingga harus dikonsumsi dengan menu lainnya. Nah ini banyak orang tidak tahu ... atau alasan ingin praktis mengabaikan nya

Lantas bagaimana membuat mie instan yang sehat?
Menurut Siong, “ Jangan menambahkan semua bumbunya?” Ya, jangan menuang semua bumbu ke dalam mie instan. Secukupnya saja!
Ini sangat tidak dianjurkan apalagi cara memasukkan bumbu sering tidak diperhatikan??
Sebaiknya tuang bumbu dipiring bukan diwajan atau panci ...


Selain masak mie  juga tambahkan bahan lain ke dalam menu mie instan tadi sayuran atau buahan .
Sehingga dalam sekejap, mie instan Anda menjadi menu sehat. “

Untuk membuatnya bergizi seimbang, tambahkan sayuran segar, telur, daging cincang atau sarden.”


Nah, dengan demikian setidaknya mie instan yang kita konsumsi akan punya gizi lebih jika dibandingkan kita hanya merebus dan langsung memakannya tanpa menambah bahan lain.

Kita perlu asupan gizi sepanjang hari. Berapa banyak Anda makan, bagaimana Anda makan, dan bagaimana makanan itu dimasak menjadi hal penting.
Anda setuju dengan saya?

Lantas, bagaimana dengan kandungan monosodium glutamat (MSG) dalam mie instan? Tidkakah bahan ini berbahaya sebagaimana dikhawatirkan banyak orang?

Siong tak yakin MSG akan memperburuk kesehatan manusia. “ Jika Anda melihat badan pengawas makanan di dunia, tak ada ysng mrlsrsng MSG,” kata dia.

Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa MSG jelek untuk kesehatan. Orang Jepang menggunakan ini selama berabad-abad dan mereka sehat-sehat saja,” tambah Siong.


Dia bahkan menganjurkan masyarakat untuk menggunakan MSG dengan bijak. MSG sebenarnya tidak memiliki rasa. “ Itu hanya penambah rasa yang memiliki natrium kurang dari garam ,” ujar dia.


Nah Bunda pasti lebih bijak dalam menyajikan mie instan tadi ;

Saran ahli ;


 Nara sumber : berbagai sumber







  • Share:

You Might Also Like

0 komentar


Simpan suatu saat Anda membutuhkan ....

INFO ini